Politik

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Calon Dewan

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Otomotif

Indeks

Real Count KPU Suara Anies-Muhaimin dari 13 Juta Turun 9 Juta, Timnas AMIN: Ajaib!

Laporan: Tim Redaksi
Jumat, 16 Februari 2024 | 15:51 WIB
Share:
Tangkapan laya real count dari situs KPU -
Tangkapan laya real count dari situs KPU -

RAJAMEDIA.CO - Pemilu, Jakarta - TIM Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) menyebut real count KPU RI cukuo aneh. Bagaimana tidak suara Anies-Cak Imin 13 Juta tiba mendadak turun jadi 9 Juta.

Hal itu disampaikan Ketua Tim Hukum Timnas AMIN Ari Jusuf Amir, Jumat (16/2).

Ari mengatakan timnya menemukan kejanggalan di situs real count KPU pada pukul 19:30, Kamis (15/2).

Dijelaskan Amir, suara Amin di website KPU yang awalnya 13 juta (32 persen) mendadak turun satu jam kemudian menjadi 9 juta (25,5 persen).

Menurut Ari, jumlah suara yang masuk ke sistem real count KPU seharusnya bertambah, bukan berkurang.

"Kalau persentase turun, itu kan mungkin saja. Persentase orang naik, suara masuk, makanya persentase jadi turun. Tetapi yang aneh, semakin bertambah waktu, jumlah suaranya yang hilang. Itu yang tidak masuk akal. Dari 13 juta lebih, tiba-tiba berkurang jadi 9 juta, dan tiba-tiba suara 02 jadi naik. Itu tidak masuk akal,” kata Ari kepada Media Indonesia, dikutip Raja Media Network (RMN), Jumat (16/2).

Timnas Amin kata Ari, sudah berupaya menyampaikan kejanggalan yang ditemukan itu kepada KPU. Namun, sampai saat ini KPU belum memberikan tanggapan apapun.

Ketua Tim Hukum AMIN itu menilai sistem IT milik KPU bermasalah. Karena itu, pihaknya meminta agar dilakukan audit forensik untuk IT KPU.

"Sudah saatnya melakukan audit forensik untuk IT KPU. Dari tiga paslon, 01, 02 dan 03 menyediakan masing-masing ahli untuk sama-sama terbuka tentang IT KPU. Itu saran kita,” kata dia.

"Semalam kita sampaikan laporan ke KPU. Begitu ada kejadian, kita masukkan laporan itu. Ada tanda bukti terimanya. Tetapi, seperti biasanya, tidak ada respon dari KPU,” pungkasnya.rajamedia

Komentar: