Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Emas Bodoh

Oleh: Dahlan Iskan
Minggu, 21 April 2024 | 07:50 WIB
Share:
Kepolisian Kanada merilis kasus perampokan emas terbesar yang terjadi tahun lalu.--
Kepolisian Kanada merilis kasus perampokan emas terbesar yang terjadi tahun lalu.--

RAJAMEDIA.CO - Disway - PERAMPOKAN besar ini bisa dirahasiakan selama setahun penuh. Aneh. Tidak bocor ke media.

Pun di Kanada, media bisa kecolongan peristiwa besar selama setahun. 

Yang dirampok: emas murni. Satu truk. Berbentuk batangan. Sebanyak 6.600 batang.

Peristiwa ini kelihatannya sengaja dirahasiakan: melibatkan rahasia bank. Bahkan rahasia yang lain lagi.

Maka informasi seputar perampokan ini sangat minim. Padahal, di samping emas juga jutaan uang dolar Kanada. 

Saya sudah membaca sembilan media Amerika dan Kanada: sama. Tidak ada yang menulis peristiwa ini dengan detail-deskriptif.

Peristiwanya sendiri terjadi tepat setahun lalu: April 2023. Hari itu pesawat cargo Air Canada mendarat di bandara Toronto. Dari Swiss. Barang yang dibawa adalah emas dan uang kontan. 

Kedua barang itu ditaruh dalam satu kontainer khusus. 

Sesuai dengan prosedur cargo, barang tersebut diturunkan, dimasukkan lebih dulu ke gudang cargo milik Air Canada. 

Emas dan uang itu akan dikirim ke alamat tujuan: sebuah bank yang berpusat di Toronto.

Sorenya, sebuah truk datang ke gudang: mengambil kiriman dari Swiss itu.

Petugas gudang memeriksa dokumen pengambilan barang: lengkap. Emas dan uang kontan pun diangkut keluar gudang.

Lenyap.

Hebatnya: tidak ada media yang memberitakan peristiwa tersebut. Polisi yang menerima laporan juga merahasiakannya dari media.

Setahun pun berlalu.

Polisi Kanada tidak berhasil menemukan perampoknya.

Kamis kemarin terjadi pelanggaran lalu-lintas di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Philadelphia –sekitar 900 km dari Toronto.

Ketahuan: truk yang melanggar itu mengangkut senjata sebanyak 65 pucuk –dua di antaranya senjata otomatis.

Dari pemeriksaan diketahui senjata itu akan dimasukkan ke Kanada. Secara gelap. 

Dari kontak polisi di dua negara ditemukan kenyataan lain: itulah truk yang dipakai mengangkut emas dan uang dolar setahun sebelumnya.

Dari sini barulah terbongkar peristiwa perampokan emas di Bandara Toronto.

Ini perampokan emas terbesar keenam dalam sejarah dunia.

@Jokolodang pasti setuju: inilah perampok emas terbodoh. 

Bagaimana bisa: sudah tahu ia sedang membawa senjata selundupan. Mengapa melanggar lalu-lintas. Mengapa tidak hati-hati. Kebodohan yang lain: kenapa truk itu tidak dilenyapkan. Eman-eman? 

Memang, truk itu truk sewaan. Justru itu: banyak cara untuk melenyapkannya.

Tapi ada yang mencurigakan dalam peristiwa ini. ''Merampok emas untuk membeli senjata''. Pantas peristiwa ini tidak terlalu dibuka. 

Bahkan The New York Times tidak menuliskan nama-nama mereka yang ditangkap. Termasuk nama Durante King-Mclean, si sopir truk berusia 25 tahun.

Mungkinkah perampokan ini bukan perilaku keserakahan ekonomi? Mungkinkah terkait gerakan perjuangan di satu kawasan?

Artikel-artikel di media utama di sana tidak ada yang mengindikasikan itu. Tapi komentar para ''perusuh'' media itu ada yang menduga terkait gerakan anti-Hindu dan anti-pemerintah India.

Salah satu dari sembilan yang ditangkap adalah Ali Raza, 37 tahun, pemilik toko perhiasan di Toronto. Ada juga Ammad Chaudhary dari Ontario.

Nama-nama lainnya juga berbau nama India: Amit Jalota dan Prasath Paramalingam. Satu lagi yang juga ditangkap adalah ordal Air Canada: Parmpal Sidhu, 54 tahun.

Tentu tidak boleh ada praduga apa pun sampai ada penjelasan resmi yang akurat.

Keanehan yang lain: mengapa kiriman begitu berharga diperlakukan seperti kirim ikan salmon. Sampai-sampai petugas gudang begitu cerobohnya dalam memeriksa dokumen. Padahal, ternyata, dokumen yang dipakai mengambil emas tersebut duplikat. Bahkan, menurut semua media di sana, hanya dokumen duplikat pengambilan barang berupa seafood sehari sebelumnya.

Dari emas dan uang sebanyak itu –total sekitar Rp 250 miliar– tinggal tersisa 6 buah gelang. Rupanya semua emas batangan tadi sudah dilebur. Dijadikan gelang dan perhiasan. Agar nomor serinya hilang. 

Sisanya: habis untuk membeli senjata.rajamedia

Komentar:
BERITA LAINNYA
Rencana rute kereta cepat San Fransisco-Los Angeles. (Disway)
Kereta Cepat
Kamis, 23 Mei 2024
Foto udara Bandara La Guardia baru.--
Kaya Lama
Rabu, 22 Mei 2024
Warga yang antre menonton sidang Donald Trump membawa sejumlah poster ejekan. (Foto: Disway)
Antre Akhir
Selasa, 21 Mei 2024
Dahlan Iskan memotret salah satu aksi pengunjung persidangan Donald Trump saat antre sebelum masuk ruang sidang. (Foto: Disway)
Antre Maling
Senin, 20 Mei 2024
Dahlan Iskan sebelum memasuki gedung peradilan di Amerika Serikat. (Foto: Disway)
Untung Siksa
Sabtu, 18 Mei 2024
Lia Sundah bersama putranya, Erick saat mengikuti Camino. Foto ini diambil saat perjalanan mereka menyisakan 5 km agar besoknya bisa langsung tiba terus misa. (Foto: Disway)
Lia Ahok
Jumat, 17 Mei 2024