Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Penetapan 1 Syawal 1444 H, PB Mathla`ul Anwar Tunggu Hasil Sidang Isbat

Laporan: Tim Redaksi
Rabu, 19 April 2023 | 16:01 WIB
Share:
Ketua  Umum PB Mathla’ul Anwar (PBMA) KH Embay Mulya Syarief. (Foto: Dok. PBMA)
Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar (PBMA) KH Embay Mulya Syarief. (Foto: Dok. PBMA)

RAJAMEDIA.CO - Lebaran - Dalam menentukan 1 Syawal 1444 H, organisasi keagamaan Islam, Mathla`ul Anwar menunggu hasil pemerintah menggelar sidang isbat penetapan 1 Syawal 1444 H.

Sidang isbat sendiri hasilnya akan dilakukan di Kemenag pada 29 Ramadan 1444 H atau 20 April 2023 M tersebut, akan turut dilaksanakan oleh Pengurus Besar (PB) Mathla’ul Anwar.

Demikian tertuang melalui Maklumat Pengurus Besar Mathla’ul Anwar Nomor: B.0363/PBMA/IV/2023 tentang penetapan 1 Syawal 1444 Hijriah.

Kutipan isi Maklumat Pengurus Besar Mathla’ul Anwar yang ditandatangani Ketua Umum KH Embay Mulya Syarief dan Sekretaris Jenderal Dr H Jihaduddin M.Pd tertanggal 17 April 2023, yaitu sebagai berikut:

"Berdasarkan Hisab Falakiyah Thariqat Syaekh Alauddin ibnu As-Syatir Adimasyqi, dan atas dasar keriteria imkanurrukyah alami, dan penyesuaian penyatuan bulan-bulan qomariyah dan Kelender Hijriyah Global International di Istambul, menunjukkan bahwa awal bulan Syawal 1444 H dengan kehendak Allah subhanahu wa ta’ala akan jatuh pada hari Jumat 21 April/Nisyan 2023 M," di antara bunyi maklumat.

Dengan keterangan sebagai berikut:

1. Zaman/waktu ijtima’ atau iqtiron markazi dengan kehendak Allah Pada hari Kamis 29 Ramadhan 1444 H/20 April/Nisyan 2023 M pada pukul 11.39.40 WIB dan pada pukul 07.39.40 Waktu Umul Quro Makkah Al-Mukarromah dan pada Markaz Falak Dauli (Pusat Falak Internasional) pukul 04.39.40 waktu ‘alami/GMT.

2. Kusufussyams/Gerhana matahari terjadi ketika ijtima/iqtiron antara matahari dan bulan. Menurut perhitungan hisab falakiyyah ibnu As-Syatir Adimasyqi bahwa;

- terjadinya gerhana pada hari kamis 29 Ramadhan 1444 H/20 April/Nisyan 2023 M. Bertepatan dengan ijtima/iqtiron bulan Syawwal 1444 H

- Awal gerhana matahari pukul 10.55.25 WIB

- Tengah gerhana matahari pukul 11.57.25 WIB

- Akhir gerhana matahari pukul 12.59.00

3. Makwam/tempat ijtima’ matahari dan bulan pada Buruj Al-Haml 29.29.47 darjah dan bulan di manzilah Risya 09.29.47 darjah.

4. Dan Rukyatul Hilal pada sore hari Kamis, 29 Ramadhan 1444 H/20 April/Nisyan 2023 M mungkin terlihat dengan menggunakan teleskop melihat ketinggian Hilal di Jakarta adalah 03.10.10 darjah dan di makkah almukarromah 05.10.10 darjah.

5. Lamanya hilal di atas ufuk setelah matahari terbenam di Jakarta 12.40 menit sedangkan di Makkah AlMukarramah 20.40 menit.

6. Maqwamul hilal/tempat terlihatnya hilal setelah matahari terbenam berada pada buruj Tsaur 02.39.57 darjah dan pada Manzilah Risya 12.39.57 darjah.

7. Madarul Hilal atau posisi hilal pada peredaran di falaknya ada di Sha’idatus Syimaliyyah dan di Utara Khaththul Istiwa dan di utara bekas matahari dan miring ke Utara.

Hisab hanya perkiraan semata, tidak bisa menetapkan penanggalan Syawwal untuk umum dengan dasar Hisab saja.

Karena itu diadakannya Sidang Itsbat berdasarkan pantauan hasil rukyat, maka keputusan awal bulan Syawwal dengan menunggu hasil rukyat Sidang Itsbat Awal Bulan Syawwal 1444 H pada 29 Ramadhan 1444 H/20 April/Nisyan 2023 M.rajamedia

Komentar: