Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Ace Hasan: Insentif Elektoral Bansos Lebih Banyak ke Caleg bukan Presiden

Laporan: Tim Redaksi
Kamis, 04 April 2024 | 19:30 WIB
Share:
Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzilysaat menjadi saksi  PHPU senegketa Pilpres di Sidang MK. (Foto: Repro)
Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzilysaat menjadi saksi PHPU senegketa Pilpres di Sidang MK. (Foto: Repro)

RAJAMEDIA.CO - Sengketa Pilpres - Aggota dewan turut mengincar insentif elektoral dari program bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.

Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzilysaat menjadi saksi di sidang perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2024, di Gedung MK, Jakarta, Kamis (4/4).

Politis Golkar itu mengatakan, praktik itu tidak hanya terjadi di Komisi VIII yang membidangi isu sosial atau Kementerian Sosial, tetapi juga komisi lainnya.

Menurut Ace hal itu wajar jika anggota dewan ingin setiap program dari mitra kerjanya berpengaruh terhadap elektoral mereka.

"Kalau mau jujur sebagai anggota legislatif tentu kami menginginkan dari mitra kami, miliki intensif elektoral. Maka setiap program bansos ini pun lebih condong dimanfaatkan intensif elektoralnya calon legislatif daripada seperti yang dikaitkan saat ini proses pilpres," ujar Ace.

Lanjut Ace, politik gentong babi (pork barrel politics) yang dipersoalkan sejumlah pihak, termasuk pada sidang PHPU 2024 ini justru cenderung lebih banyak terjadi pada pemilihan legislatif.

"Kalau kemarin kita mendengar pork barrel politics justru kecenderungannya banyak terjadi di pemilu legislatif daripada mohon maaf pada pemilu presiden," kata Ace.

Kendati demikian, Ace membantah jika saat turun ke lapangan membagikan bansos, dia menyelipkan kampanye untuk mendukung paslon Prabowo-Gibran.

"Kalau ditanya saya kampanye 02, saya kira tidak. Karena tidak pada tempatnya," kata Ace.rajamedia

Komentar: