Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Nominasi Festival Film Pendek Moderasi Beragama Diumumkan, Ini Daftarnya

Laporan: Tim Redaksi
Rabu, 20 September 2023 | 18:48 WIB
Share:
Pengumuman Festival Film Pendek Moderasi Beragama. (Foto: Dok Kemenag)
Pengumuman Festival Film Pendek Moderasi Beragama. (Foto: Dok Kemenag)

RAJAMEDIA.CO - Depok - Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama mengumumkan 10 peserta yang masuk nominasi Festival Film Pendek Moderasi Beragama.

Melansir laman Kemenag, Festival Film Pendek Moderasi Beragama digelar oleh Balai Litbang Agama (BLA) Jakarta bekerja sama dengan Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD PBNU).

Pendaftaran Festival Film Pendek Moderasi Beragama Tingkat Pelajar 2023 dimulai 1 Juli hingga 1 Agustus 2023.

Dijelaskan, Kepala BLA Jakarta Samidi Khalim, pihaknya telah menerima 200 lebih sinopsis karya para peserta.

Setelah diseleksi, ada 194 sinopsis yang dinilai memenuhi kualifikasi untuk dilanjutkan pembuatan film pendek moderasi beragama.

"Akhirnya kita rekomendasi yang memenuhi kualilifikasi untuk dilanjutkan kepada pembuatan film, yaitu ada 194 film pendek, yang terdiri dari 85 kategori mahasiswa, dan sisanya adalah 109 itu dari pelajar,” ujar Samidi dalam Seminar dan Pengumuman Nominasi Pemenang FFPMB 2023 di Gedung IX FIB Universitas Indonesia (UI), Selasa (19/9).

“Jadi tingkat antusisme pelajar lebih tinggi dari mahasiswa,” sambung Samidi.

Samidi menyebutkan bahwa panitia telah menyiapkan total Rp60 juta bagi para pemenang.

Sementara, Kepala Balitbang-Diklat Kemenag, Suyitno menyampaikan, Festival Film Pendek merupakan salah satu instrumen untuk penguatan moderasi beragama.

Melalui media film, diharapkan prinsip moderat dalam beragama dapat tertanam di benak masyarakat.

"Badan Litbang dan Diklat melalui Balai Litbang Agama Jakarta menggunakan bermacam instrumen sebagai upaya penguatan moderasi beragama. Harapannya bisa menyasar berbagai lapisan masyarakat, termasuk pencinta film,” ujarnya.

Dikatakan Suyitno, film adalah media yang tepat untuk menyebarkan budaya di masyarakat. Maka film dengan corak moderasi beragama yang kuat bisa berpengaruh pada perilaku masyarakat yang moderat.

"Kalau kita memproduksi sebuah film dengan tema moderasi beragama yang kental, lalu didiseminasikan dalam jangka waktu tertentu, maka bisa efektif mempengaruhi perilaku moderat di masyarakat,” kata Guru Besar UIN Raden Fatah ini.

Sebagai informasi, Seminar digelar BLA Jakarta dengan Program Studi Bahasa Arab Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia.

Hadir sebagai narasumber, aktor senior Deddy Mizwar, Guru Besar FIB UI Prof. Maman Lesmana, dan Wakil Sekretaris LD PBNU K.H. Nurul Huda.

Berikut daftar Nominasi Festival Film Pendek Moderasi Beragama 2023

Nominasi Kategori Pelajar:
1. NASI KOTAK HUANG (Pelajar MTs Al Ghozaly Siwatu, Wonosobo, Jawa Tengah)
2. PERSAHABATAN (Pelajar Pondok Pesantren Motivasi Indonesia, Bekasi, Jawa Barat)
3. BENANG MERAH KELUARGA (Pelajar SMK Dr. Soetomo, Cilacap, Jawa Tengah)
4. TERKA (Pelajar Pondok Pesantren Al Qur`an dan Sains Nurani, Bogor, Jawa Barat)
5. JAKARTA CHARTER (Pelajar SMA IT Plus Bazma Brilliant, Dumai, Riau)

Nominasi Kategori Mahasiswa:
1. SIEM (Mahasiswa UIN KH Abdurrahman Wahid, Pekalongan, Jawa Tengah)
2. TIHU IAKE (Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri Ambon)
3. HARI MINGGU (Mahasiswa UIN Kiai Haji Achmad Siddiq, Jember, Jawa Timur)
4. MUSYRIK? (Mahasiswa Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat)
5. WETON (Mahasiswa Ma'had Aly Sunan Kalijogo Poncokusumo, Malang, Jawa Timur)rajamedia

Komentar: