Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Kilang Pertamina 7 Kali Kebakaran, Rizal Ramli: Menteri BUMN Pasti Gak Berani Pecat Dirut Dan Ahok

Laporan: Tim Redaksi
Senin, 03 April 2023 | 10:48 WIB
Share:
Ekonom senior Rizal Ramli
Ekonom senior Rizal Ramli

Raja Media (RM), Politik - Kilang minyak milik Pertamina kembali kebakaran. Kali ini, terjadi di Dumai, Riau pada Sabtu malam (1/4).

Peristiwa tersebut menambah rentetan buruk kinerja Pertamina di bawah kepemimpinan Direktur Utama Nicke Widyawati dan Komisaris Utama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Dalam kurun dua tahun terakhir, sebanyak 7 kilang Pertamina mengalami kebakaran.

Ekonom senior, Rizal Ramli mengatakan, kasus ini bukan lagi persoalan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), tapi lebih pada budaya perusahaan yang tidak beres.

"Sudah 7 kali kebakaran dalam 2 tahun. Itu mah ‘corporate culture’ yang tidak beres,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (2/4).

Menteri BUMN Erick Thohir, kata Rizal Ramli perlu tegas menyikapi persoalan ini. Salah satunya dengan memberhentikan pucuk pimpinan di Pertamina.

Walau begitu, Rizal Ramli ragu Erick Thohir berani bersikap tegas.

"Menteri ndak bakal berani, Ahok (Komisaris Utama) banyak pegang rahasia bosnya,” ujar Rizal Ramli mencontohkan.

Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur itu menilai utang budi politik telah membuat rakyat menjadi korban.

Pola mengelola perusahaan negara seperti ini, sambungnya, harus segera dihentikan.

“Enak saja rakyat dan negara dikorbankan, hanya karena Ahok sandera Jokowi,” tutupnya.

Sebelum kasus Dumai, kebakaran kilang minyak seolah telah menjadi langganan semenjak duet Nicke-Ahok memimpin Pertamina.

Tercatat kebakaran kilang pernah terjadi di Balongan pada 29 Maret 2021, Cilacap pada 11 Juni 2021, Cilacap lagi pada 13 November 2021, Balikpapan pada 4 Maret 2022, Balikpapan lagi pada 15 Mei 2022, dan terakhir Plumpang pada 3 Maret 2023.rajamedia

Komentar: