Politik

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Calon Dewan

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Otomotif

Indeks

Gus Miftah Bagi-bagi Uang, Ganjar Colek Bawaslu: Itu Pekerjaan Anda, Kami Tunggu!

Laporan: Tim Redaksi
Minggu, 31 Desember 2023 | 20:16 WIB
Share:
Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo. (Foto: Dok. Liputan6)
Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo. (Foto: Dok. Liputan6)

RAJAMEDIA.CO - Politik - Capres Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo, ikut merespon aksi bagi-bagi duit oleh Gus Miftah di Pamekasan, Madura, belum lama ini.

Walau dibantah kampanye, tapi dalam vidio lainnya kental ada mensosialisasikan capres tertentu

Ganjar pun langsung nyolek Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk turun tangan menindak aksi bagi-bagi uang di tengah Pemilu ini.

"Kalau soal Gus Miftah, kalau soal pelanggaran dan sebagainya, semuanya sudah kelihatan kok, tinggal Bawaslu ya," ujar Ganjar kepada wartawan di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, Sabtu (3/12).

Mantan Gubernur Jawa Tengah itu mempercayakan Bawaslu untuk menindak permasalahan tersebut.

"Ya itulah pekerjaan Anda (Bawaslu) yang kami tunggu atau mungkin menunggu kalian akan diprotes masyarakat," ujar Ganjar.

Diketahui belakangan ini, beredar video di media sosial dengan narasi Gus Miftah membagi-bagikan uang kepada warga.

Gus Miftah sendiri telah membantah melakukan money politics.

Disebutnya, uang yang dibagikan merupakan sedekah dari pengusaha di Pamekasan, Haji Her untuk dibagikan kepada masyarakat.

Kebetulan, kata Gus Miftah, dirinya diundang untuk menjadi penceramah.

"Jadi gini nggih supaya tidak menjadi fitnah, itu adalah acara saya di Pamekasan atas undangan Haji Her, pengusaha tembakau top di Pamekasan. Beliau punya kebiasaan sedekah tiap hari, ke pasar, ke sawah, ke karyawan, ke pabrik, bahkan beliau membangun rumah sederhana untuk orang miskin itu seribu unit lebih. Kebetulan kemarin saya diundang pas jatah bagi-bagi duit," kata Gus Miftah.

Selain diminta untuk berceramah, Gus Miftah juga diminta tolong agar membantu pengundangnya itu untuk membagi-bagikan uang.

"Yang jelas yang perlu saya klarifikasi, saya bukan TKN saya bukan tim kampanye, bukan sama sekali, saya tidak ada tertulis sebagai TKN," jelasya.

Gus Miftah menilai jika kalau pun dirinya menjadi TKN, dirinya jelas tak akan melakukan politik uang secara terang-terangan.

BACA JUGA:Kapten Hingga Mayor Pasukan Elite Israel Tewas Saat Pertempuran Hebat di Gaza

"Kedua, kalau money politics masa terang-terangan, kok goblokmen, kalau money politics biasanya apa? Ya sembunyi-sembunyi," katanya.rajamedia

Komentar: