Politik

Info Haji

Parlemen

Hukum

Ekbis

Nasional

Peristiwa

Galeri

Otomotif

Olahraga

Opini

Daerah

Dunia

Keamanan

Pendidikan

Kesehatan

Gaya Hidup

Calon Dewan

Indeks

Antisipasi Serangan Siber, Kemenag Gandeng BSSN Jaga Keamanan Informasi Layanan Keagamaan

Laporan: CAREP-RM-1
Senin, 15 Mei 2023 | 20:07 WIB
Share:
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meluncurkan Tim Tanggap Insiden Keamanan Informasi atau Computer Security Incident Response Team Kementerian Agama (Kemenag - CSIRT) di Jakarta, Senin (15/5). (Foto: Dok Kemenag)).
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meluncurkan Tim Tanggap Insiden Keamanan Informasi atau Computer Security Incident Response Team Kementerian Agama (Kemenag - CSIRT) di Jakarta, Senin (15/5). (Foto: Dok Kemenag)).

RAJAMEDIA.CO - Jakarta - Tim Tanggap Insiden Keamanan Informasi atau Computer Security Incident Response Team Kementerian Agama (Kemenag - CSIRT) di Jakarta, Senin (15/5).

Kemenag - CSIRT sendiri Kementerian Agama (Kemenag) bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Peluncuran ditandai dengan body scanning Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dan Kepala BSSN Hinsa Siburian.

Dijelaskan, Menag  Yaqut Cholil Qoumas, di era teknologi informasi yang berkembang pesat, keamanan informasi menjadi hal yang sangat penting.

Menurutnya, data menunjukkan, pada tahun 2022, terdapat 900 juta lebih serangan siber yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

"Tim yang akan akan kita luncurkan sekarang ini, memiliki peran yang sangat penting," ujar Menag atau biasa disapa Gus Men.

Kata Gus Men, salah satu program prioritas Kemenag saat ini adalah transformasi digital. Program prioritas ini tidak lain kecuali untuk memudahkan layanan yang diberikan Kemenag kepada masyarakat.

Diterangkan Gus Men, Kemenag dalam hal transformasi digital, telah membangun aplikasi yang bernama PUSAKA Superapps. PUSAKA Superapps hadir untuk memudahkan layanan yang diberikan oleh Kemenag kepada publik yang mungkin selama ini merasa belum dilayani dengan baik. PUSAKA Superapps sudah memuat banyak layanan Kementerian Agama.

"Dari sisi keamanan, saya kira ini masih banyak yang perlu diperbaiki. Tidak kurang dari 300ribu ancaman insiden keamanan informasi setiap harinya pada sistem informasi Kementerian Agama. Semoga dengan adanya kerja sama ini, adanya tim ini, dapat lebih maksimal menjaga keamanan informasi kita," ujarnya.

Selain dari sisi keamanan, Menag juga meminta jajarannya untuk berkoordinasi dengan BSSN terkait dengan integrasi sistem.

"Coba koordinasi. Bagaimana caranya berbagai macam aplikasi yang ada di Kemenag dapat disatukan dalam PUSAKA Superapps," ujarnya.

Gus Men mengingatkan bahwa kunci sukses layanan maksimal kepada masyarakat adalah kolaborasi.

"Saya instruksikan, ini perintah, kepada seluruh Unit Eselon I di Kementerian Agama agar turut serta membesarkan PUSAKA Superapps. Ini harus kita bisa jalankan dengan baik. Sehingga publik dapat mengakses layanan yang ada di Kemenag dengan baik dan cepat," tegas Menag.

Tidak lupa Menag juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada BSSN atas terbentuknya Kemenag-CSIRT.

"Dan akhirnya kita berdoa, seluruh layanan di Kementerian Agama dapat berjalan dengan baik," demikian tutup Gus Men dilansir dari laman Kemenag.

Hadir secara luring Kepala BSSN Hinsa Siburian beserta jajarannya, seluruh Eselon I dan II Kemenag Pusat, serta Staf Khusus dan Tenaga Ahli Menag. Dalam jaringan, hadir seluruh Rektor PTKN se-Indonesia, serta Kepala Kanwil Kemenag se-Indonesia.rajamedia

Komentar: